Perbedaan Ada (Exist) dan Nyata (Being)

Apa perbedaan exist, dan being ?
Perbedaan secara istilah terminology
Exist secara terminologi merupakan kata kerja yang memiliki makna have objective reality dan existence merupakan kata benda yang secara terminologi the fact or state of existing.
Being memiliki dua terminologis, apabila mengacu pada existence maka living; being alive. dan bisa juga memiliki makna a real or imaginary living creature: alien beings.
Dari penjelasan diatas dapat diketahui bahwa secara terminologis exist mengacu pada suatu realitas yang ada. Sedangkan being lebih spesifik, yaitu mengacu pada realitas yang ada tapi dia hidup dan nyata.


Apa perbedaan ada dan nyata ?
Perbedaan secara kata etimology
Exist atau Ada apabila ditinjau dengan etimology KBBI maka memiliki arti 1 hadir; 2 benar. Sedangkan Being atau Nyata memiliki arti 1 terang (kelihatan, kedengaran, dsb); jelas sekali; kentara: 2 benar-benar ada; ada buktinya; berwujud: 3 terbukti.
Kesimpulan secara etimologi, ada atau exist memiliki arti benar, sedangkan nyata atau being memiliki arti benar ada atau ada bukti keberadaannya.

Apa perbedaan exist dan being ?
Perbedaan Secara Logika
Dalam memahami perbedaan ada dan nyata, maka perlu sekiranya menggunakan pendekatan Logika untuk memudahkan kita dalam memahami perbedaannya. Karena logika merupakan ilmu yang mempelajari TERM untuk melatih kemampuan berpikir yang lurus. Term dalam logika tentu berbeda dengan term pada ilmu bahasa, berbeda dalam pembahasan dan pembelajaran. (Baca : Term Logika)
Dalam logika terdapat kata negatif yaitu kebalikan dari kata positif. Contoh cantik (kata positif), tidak cantik (kata negatif). Dengan pendekatan ini kita akan mudah memahami perbedaan exist dan being, khususnya terkait ada dan nyata.
Term Positif : Ada , maka Term Negatif : Tidak Ada
Term Positif : Nyata, maka Term Negatif : Tidak Nyata


Apa Perbedaan Ada dan Nyata ?
Perbedaan Secara Entitas
Exist atau Ada apabila ditinjau secara entitas, maka ia merupakan realitas Immaterial yang artinya ia tidak memiliki wujud yang mampu kita indra. Begitupula dengan Being atau Nyata juga merupakan realitas Immaterial yang artinya ia tidak dapat kita indra melalui panca indra. Apabila ditanya, mana Ada dan Nyata ? pasti manusia tidak mampu menunjukkan secara indrawi, tapi hanya menyebutkan sifat-sifat dari Ada Exist dan Nyata Being. Dalam filsafat, realitas yang hanya kita pahami nilai-nya dinamakan Aksiologi.

Apa Perbedaan Exist dan Being ?
Perbedaan Secara Substantif
Setiap realitas pasti memiliki substansi atau unsur pokok/inti-nya. Misalnya substansi kursi yaitu tempat duduk, substansi sepeda motor yaitu transportasi mesin roda dua, dan laain sebagainya. Substansi apabiila di Logika merupakan sifat pembeda Differentia antara realitas A dengan Realitas selainnya (Baca : Differentia).
Begitupula dengan Ada Exist dan Nyata Being juga memiliki sifat pembeda-nya atau substantifnya. Ada Exist merupakan kata yang digunakan untuk mengacu pada segala realitas material, immaterial, baik yang masih ada dipikiran kita atau yang ada diluar diri kita. Sehingga pada dasarnya semua yang kita ketahui merupakan sesuatu yang dikatakan Ada Exist. Misalnya Tuhan, Malaikat, Manusia, Naga, Alien, Penjelajah Waktu, dan seterusnya. Semua itu merupakan realitas Ada Exist. Sedangkan Nyata Being merupakan kata yang lebih spesifik yaitu mengacu pada realitas yang Ada Exust merupakan kenyataan atau tidak kenyataan. Misalnya penggunaan Exist dan Being pada Naga, maka Naga merupakan realitas yang Ada Exist, tapi belum tentu Nyata Being sebelum terdapat bukti yang cukup valid untuk membuktikan bahwa Naga merupakan realitas yang Nyata. 

Begitupula penggunaan Exist dan Being pada Alien, maka Alien merupakan realitas yang Ada Exist, tapi belum tentu Nyata Being sebelum terdapat bukti yang cukup valid untuk membuktikan bahwa Alien merupakan realitas yang Nyata. Tentu bukti yang diperlukan tidak harus berupa material, immaterial seperti rasional; logika juga dapat diterima apabila cukup logis argumentasi yang digunakan dan memiliki bukti-bukti pendukung yang menjelaskan bahwa realitas tersebut nyata being. (Baca : Rasional)
Kesimpulan Ada Exist mengacu pada semua realitas yang ada dalam pikiran manusia atau diluar manusia, sedangkan Nyata Being mengacu pada realitas tertentu yang memiliki bukti yang cukup valid bahwa ia nyata atau benar-benar ada.

Demikian perbedaan Ada Exist dan Nyata Being ditinjau dari terminologi, etimologi, logika, entitas, dan substantif.
Author : Mas Anggara

0 komentar

Posting Komentar